Posts

Contoh Cerpen

BOLOS SEKOLAH Karya Ilham Afie Fadhlillah  Adzan Maghrib pun berkumandang. Fikri segera melaksanakan sholat maghrib berjamaah bersama Ibunya. Setelah melaksanaka sholat maghrib ia meminta doa kepada Allah agar dia kelak saat dewasa nanti menjadi orang shaleh dan menjadi orang yang sukses. Dia juga tidak lupa untuk mendoakan ayahnya yang telah meinggal saat Fikri masih kecil. Karena sejak saat itu Ibunya Fikri menjadi tulang punggung dengan bekerja sebagai Karyawan swasta di sebuah perusahaan ternama. Keesokan harinya, Fikri dan teman – temannya berjanji untuk bermain sepak bola di lapangan depan perumahan mereka. “Ibu, Fikri izin bermain sepak bola dulu ya bu?.” Izin Fikri kepada ibunya. “Iya, kamu boleh bermain sepak bola asalkan, sebelum maghrib sudah sampai di rumah.” Jawab ibu kepada Fikri. “Iya, Fikri janji bu.” sahut Fikri kepada ibunya. Fikri pun langsung pergi meninggalkan rumah dengan mengendarai sepedanya menyusuri jalan perumahan yang basah karena hujan bar...

Materi : Nilai-nilai kehidupan pada cerpen

Menemukan nilai-nilai kehidupan pada cerpen   Cerpen ditulis pengarang tidak terlepas dari kehidupan sehari-hari yang dialaminya. Pengalaman hidup ini kemudian diekspresikan ke dalam cerpen. Proses penciptaannya bukan semata-mata menggambarkan kehidupan nyata itu, melainkan didasari oleh pandangan pengarang. Pandangan inilah yang menggambarkan nilai dalam suatu cerpen..Nilai dalam cerpen adalah sesuatu yang dapat diambil atau dipetik dari cerpen yang bersifat edukatif, menambah pengetahuan, memberikan hiburan, atau yang dapat dijadikan tuntunan/pedoman hidup manusia dan berguna dalam kehidupan sehari-hari. Pada umumnya para penulis cerpen tidak menuliskan nilai-nilai di dalam cerpennya secara eksplisit. Untuk itu, bila kita ingin mengenalinya, terlebih dahulu kita harus membaca karya tersebut secara tuntas. Tahap berikutnya adalah mengenali unsur-unsur instrinsik, seperti tema, alur, dan penokohan. Nilai-nilai dalam cerpen meliputi banyak bidang kehidupan manusia. Nilai-nila...

contoh cerpen

Image
“ HPKU SAYANG, AKU JADI MALANG ” Malam telah turun, seperti biasa di keluarga Pak Umar seusai sholat maghrib berjamaah dan dilanjutkan dengan makan malam bersama, mereka berkumpul di ruang tengah. “Ayo semua belajar, jangan lupa PR dikerjakan, Ibu mau cuci piring,” Kata Ibu sambil berjalan ke meja makan . Aditia, anak sulung mereka bergegas masuk ke kamar lalu diikuti oleh Gilang sang adik. Mereka dua saudara anak Pak Umar. Aditia duduk di kelas 8 SMP sedangkan Gilang baru duduk kelas 4 SD. Beberapa saat suasana sepi hanya suara percik air dan benturan gelas,piring,sendok sesekali terdengar dari arah dapur. Pak Umar juga sedang sibuk menyelesaikan tugas dari kantor. “Kak….gantian dong, Gilang kan pengin juga,” teriak Gilang mengejutkan Pak Umar dan Istrinya. “Ada apa sih kalian?” Tanya Pak Umar sambil terus menyelesaikan pekerjaannya. “Ga ada apa-apa, Yah,” Jawab Aditia dari dalam Kamar. Di dalam kamar terlihat Aditia sedang berebut hp dengan Gi...

Unsur-Unsur Intrinsik Karya Sastra

Unsur-Unsur Intrinsik Karya Sastra   1. Tema Cerita Tema dalam sebuah cerita merupakan hal yang fundamental. Keberadaanya tentu wajib. Adalah hal yang mustahil jika tak ada tema khusus dalam cerita termasuk dalam bentuk novel. Dengan adanya tema cerita yang jelas, maka penulis akan terhindari dari unsur-unsur yang tak perlu. Hal ini yang menjadikan tema cerita sering disebut kompas cerita, sebab ia akan menentukan ke mana arah cerita tersebut. Ada beragam tema yang bisa dipilih jika hendak menulis novel, misalnya saja tema percintaan, keluarga, pendidikan dan lain-lain. Uniknya, dalam sebuah cerita dimungkinkan terdapat percampuran tema. 2.  Penokohan. Hal lain yang tercakup dalam unsur intrinsik novel adalah tokoh. Keberadaan tokoh dalam sebuah cerita sangat penting. Dalam cerita monolog sekalipun, keberadaan tokoh adalah mutlak. Penulis yang baik mampu menghidupkan cerita melalui watak dan karakter tokohnya. Bahkan tak jarang, tema yang diangkat klise namun penokohan...

Radang Amandel

Radang Amandel/Tonsil Amandel/tonsil adalah dua tonjolan daging kecil yang terletak pada kerongkongan di kanan dan kiri tekak, di belakang kedua ujung lipatan belakang mulut. Tonsil berfungsi untuk membuat limfosit, yaitu sejenis sel darah putih yang bertugas membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh melalui mulut. Peradangan yang terjadi pada tonsil dapat disebabkan oleh kuman dan virus yang masuk melalui mulut sehingga menyebabkan amandel membengkak dan merah serta gatal, sakit pada kerongkongan, sakit saat menelan, demam, sakit kepala, muntah, sakit perut, lemas, dan tidak bersemangat. Jika pembengkakan sudah terlalu besar, akan menyatu dan dapat menghalangi jalan pernapasan. Pengobatan (Pilih salah satu ramuan di bawah ini): Ramuan 1 30 gram sambiloto segar dan 10 lembar daun cocor bebek segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. setelah disaring, gunakan airnya untuk berkumur-kumur. Pemakaian : Kumur-kumur 2 kali sehari Ramuan 2 7 lembar daun sambung nyawa direbus d...

Sains

“Cincin Pelangi Matahari” Siang itu kira-kira pukul 11.00 tepatnya hari selasa tanggal 22 Oktober 2010, anak-anak sekolah di tempat aku mengajar mendadak gaduh. Mereka melihat keganjilan di luar kelas. Selaku guru wajar bila menanyakan perihal kegaduhan tersebut. Ternyata mereka menyaksikan fenomena alam yang ajaib. Kekuasaan Allah. Pemandangan yang menakjubkan. Subhanallah. Pemandangan tersebut merupakan pemandangan yang pertama kali kulihat. Siang hari yang cerah nampak di langit matahari terlihat bulat dan dikelilingi lingkaran pelangi. Bulatnya bentuk matahari seolah telor matasapi yang setiap pagi kusajikan buat sarapan anak-anakku. Tepat ditengah lingkaran warna kuningnya. Beberapa rekanku terlihat asyik mengabadikan fenomena tersebut dengan ponselnya. Sesaat aku merenung, aku teringat zaman dahulu ketika nenekku bercerita tentang “kalang”. Itu adalah istilah untuk fenomena tersebut. Katanya , apabila ada kalang berarti itu merupakan pertanda bencana. Naudzubill...

Cerpen " Janji Si Keriting "

Image
“JANJI SI KERITING” Matahari terlihat mulai berwarna kemerahan di ufuk barat, itu menunjukkan waktu mulai sore dan petang sebentar lagi datang. Akan tetapi, masih terlihat beberapa anak perempuan di teras sebuah rumah bercat hijau masih asyik memainkan barbienya yang terlihat cantik-cantik dengan berbagai bentuk baju yang menghiasi boneka itu. “Gina, mana sepatu sama tas barbieku yang warna pink?” tanya Lala yang rambutnya keriting. “Mana aku tahu, La, tadi kan kamu yang nyimpan.” jawab Gina yang berbadan gemuk sambil asyik menyisir rambut barbie yang panjang. “Tuh, ada di bawah keranjang, La.” sahut Nita yang tinggi kurus yang dari tadi terlihat memainkan rumah barbie yang bagus seperti rumah sungguhan. Dari arah pintu, keluar seorang ibu lalu mendekati Gina, Lala, dan Nita. Dengan lembut Ibu berkata, ”Anak-anak, ayo mainannya udahan sebentar lagi maghrib nanti Gina, Nita dicari ibunya, besok kan masih ada waktu dan kalian bisa main lagi” “Ah Ibu...